Zen Habits oleh Leo Babauta

Buku ini awalnya merupakan sebuah blog yang memiliki banyak penggemar. Blog yang dibuat oleh Leo Babauta puluhan tahun lalu ini dinilai mampu memberikan banyak manfaat bagi para pembacanya sehingga dianggap perlu untuk dibukukan. Zen habit pertama kali dibukukan dalam versi aslinya pada tahun 2000 dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Bright Publisher pada tahun Januari 2019. Buku ini membahas tentang cara dan kiat-kiat menjalani kehidupan agar lebih produktif sehingga berhasil memperoleh kebahagiaan.

Penulisan cara-cara yang terdapat dalam buku tersebut merupakan pengalaman yang pernah dialami langsung oleh sang penulis dan dianggap efektif untuk dilaksanakan. Penulis juga mencoba memasukkan beberapa cara yang didapatkan dari orang-orang terdekatnya yang berupa saran ataupun hasil dari sebuah diskusi. Penulis bukan hanya memberikan cara-cara yang rumit namun penulis bahkan memperhatikan hal-hal kecil yang mampu memberikan efek besar dalam berproduktif seperti contoh bangun di pagi hari dan sejenisnya.

Buku ini berupaya untuk mengajak para pembacanya agar dapat mengubah pola hidup dari kebiasaan buruk yang disadari maupun tidak disadari. Kebiasaan buruk yang sering kali dianggap sepele ini jika dibiarkan atau bahkan telah menjadi habit maka dampaknya akan menjadi tidak baik. Berikut merupakan kiat-kiat untuk meraih kesederhanaan, produktivitas, dan kebahagiaan dalam hidup :

Kesederhanaan

Kiat-kiat kesederhanaan yang tertuang dalam buku zen habit diantaranya menjaga kebersihan dan kerapian, menyingkirkan semua kecuali hal penting, dan membersihkan pikiran. Menjaga kebersihan dan kerapian dapat dilakukan dengan rutin meluangkan waktu di pagi hari atau setidaknya dilakukan sepekan sekali saat weekend untuk merapikan sekitar terutama tempat-tempat yang sering kita singgahi seperti meja belajar, tempat tidur, dan tempat bersantai kita.

Untuk dapat menyingkirkan semua kecuali hal penting dapat dimulai dengan membuat prioritas dan memilih setidaknya 3 hal terpenting yang menjadi target dalam kurun waktu tertentu. Hal ini dapat sangat membantu kita untuk lebih fokus dalam meraih target dan melatih kita untuk berpikir secara sederhana karena otak kita tidak lagi terbebani oleh banyak hal yang mungkin tidak berpengaruh dan penting bagi kehidupan kita.

Membersihkan pikiran (refresh pikiran) tidak hanya dapat dilakukan dengan rekreasi namun juga dapat dengan melakukan hal sederhana seperti menulis catatan harian, jogging di pagi hari sambil menghirup udara segar, bersemedi sejenak sembari mengistirahatkan pikiran kita, dan lainnya.

Produktivitas

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas diantaranya bangun lebih awal, memotivasi diri saat semangat merosot, dan menenangkan diri seusai didera stress tingkat tinggi. Bangun lebih awal terbukti dapat membuat seseorang lebih produktif karena semakin kita bangun lebih awal semakin banyak hal yang dapat kita lakukan pada hari tersebut.

Memotivasi diri saat semangat merosot sangat penting untuk dilakukan oleh setiap orang. Cara sederhana yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan menempel kertas bertuliskan tujuan kita sehingga ketika kita melihatnya kita dapat terpacu kembali untuk terus berusaha meraihnya. Hal ini juga bisa dilakukan dengan menempelkan kata-kata motivasi pembangkit semangat atau bahkan gambar atau foto orang-orang tersayang kita seperti orang tua.

Menenangkan diri seusai didera stress tingkat tinggi dapat dilakukan dengan berolahraga ataupun meditasi mandiri di lingkungan tenang dan sepi. Cara ini dianggap efektif bagi penulis karena manusia dalam suatu waktu tertentu membutuhkan ketenangan untuk melepaskan seluruh beban yang ditanggungnya dan untuk menyegarkan kembali pikirannya sehingga dapat beraktivitas dengan baik.

Kebahagiaan

Cara meraih kebahagiaan yang efektif menurut penulis adalah dengan menyingkirkan materialisme, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjalani hidup dengan sadar. Kehidupan materialis membuat kita sering kali ingin memiliki semua hal dan selalu tidak puas dengan sesuatu yang dimiliki sehingga menghalangi kebahagiaan yang tercipta dari hal sederhana yang kita miliki. Sifat materialistis yang dimiliki manusia seringkali membuat manusia tidak menyadari kebahagiaan yang sesungguhnya telah dimilikinya. Salah satu cara menghindarkan diri dari sikap materialistis adalah dengan menerapkan pola hidup hemat. Penulis juga mengutip sebuah kalimat yaitu “Belilah apa yang kau butuhkan dan jangan membeli apa yag kalu inginkan”.

Meningkatkan kepercayaan diri dapat membantu kita untuk terus bersyukur atas apa yang kita punya sehingga kebahagiaan akan lebih terasa. Percaya diri yang dimaksudkan oleh penulis yaitu tidak malu dan minder atas apa yang dipunya sehingga kita tidak lagi membandingkan apa yang kita punya dengan yang dimiliki oleh orang lain.

Menjalani hidup dengan sadar dapat dilakukan dengan terus berusaha tersenyum, berpikir positif, dan selalu bersyukur. Tersenyum memang merupakan suatu hal yang sangat sederhana namun tersenyum terbukti mampu memberikan energi positif yang besar bagi diri sendiri dan orang lain. Energi positif ini yang kemudian akan berkembang menjadi sebuah kebahagiaan yang hakiki.

Kode Konten: D120

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *